Gambar: Ilustrasi seorang pria berseragam dan transaksi uang dalam amplop yang menggambarkan tuduhan pemerasan yang dibantah oleh seorang wartawan di Riau terkait pemberitaan kasus pembalakan liar.
Kuansing, Riau (Utusan Bangsa) – Seorang wartawan yang namanya disebut-sebut dalam polemik pemberitaan kayu ilegal di wilayah Riau menyampaikan bantahan tegas terhadap pernyataan yang dilontarkan oleh A R, yang sesama berprofesi sebagai pimpinan di salah satu media online pada Senin (13/10/2025).
Menurut sang junalis, pernyataan AR yang seolah-olah mengaitkannya dengan dugaan pemerasan sangat tidak berdasar dan telah mencemarkan nama baiknya di mata publik.yabg di tuduhkan lewat pesan singkat whatsapp
“Saya tidak terima dengan pernyataan AR hari ini yang seakan saya ikut memeras. Padahal sudah jelas ke mana arah transfer uang tersebut dilakukan dari nama nya siapa yang tercantum dalam bukti transfer dan siapa juga yang di tuduhkan.” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa beberapa hari sebelum munculnya pernyataan itu, AR sendiri sempat menghubungi dirinya melalui telepon dan meminta agar pemberitaan terkait kasus kayu ilegal dihentikan, dengan alasan bahwa para pelaku yang disebut dalam pemberitaan tersebut masih memiliki hubungan keluarga dengan dirinya.
Namun, permintaan itu tegas ditolak oleh sang jurnalis.
“Saya katakan langsung kepada beliau, saya tidak akan mengabulkan permintaan itu, apalagi sampai take down berita. Saya tolak dengan tegas,” ujarnya menambahkan.
Oleh sebab itu, ia menilai pernyataan yang dilontarkan oleh AR hari ini tidak hanya tidak berdasar, tetapi juga berpotensi menyesatkan publik dan merusak reputasinya sebagai jurnalis.
“Yang saya pertanyakan, apa hubungan tuduhan pemerasan itu dengan saya? Sementara jelas-jelas transaksi uang yang dimaksud terjadi antara Miswan dengan pihak para pelaku kayu ilegal. Saya sama sekali tidak ada kaitan,” katanya.
Ia menilai, akibat pernyataan sepihak tersebut, nama baiknya kini terancam tercemar, terutama karena publik bisa saja salah menafsirkan situasi yang sebenarnya.
“Pernyataan itu sudah menyeret nama saya tanpa dasar. Padahal saya konsisten dalam menjalankan tugas jurnalistik, tanpa intervensi,
Hingga berita ini di terbitkan pihak yang menuduh AR belum terkonfirmasi, apa yang di sangkakan dengan tuduhan pemerasan tersebut.
(Tim Utusan Bangsa)




















































Discussion about this post