Gambar: Komandan Kodim 0418/Palembang, Letkol Arh Eric Novianto, S.Sos. (tengah, seragam TNI) berfoto bersama Ketua Umum DPP Harimau Sumatera Bersatu, H. Satria Amri Ramadhan, S.I.P., M.M. (memegang komando), beserta jajaran pengurus ormas dan anggota Kodim di depan lobi Markas Kodim 0418/Palembang, Senin (12/1/2026).
Palembang (Utusan Bangsa) – Komando Distrik Militer (Kodim) 0418/Palembang mengambil langkah strategis dengan mulai mengonsolidasikan organisasi kemasyarakatan (ormas) guna meredam potensi konflik sosial di Kota Palembang. Langkah ini menyusul dinamika keamanan yang sempat mengemuka di sejumlah titik kota, termasuk kawasan pusat aktivitas publik. Inisiatif tersebut mengemuka dalam audiensi antara Kodim 0418/Palembang dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Harimau Sumatra Bersatu (HSB), Senin (12/1/2026), di Markas Kodim 0418/Palembang, Jalan Residen Abdul Rozak (Sekojo).
Komandan Kodim 0418/Palembang, Letkol Arh Eric Novianto, S.Sos., menegaskan pentingnya peran aktif ormas dalam menjaga stabilitas daerah. Menurutnya, keamanan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan.
Pertemuan tersebut secara khusus menyoroti perlunya pembinaan ormas secara terstruktur untuk mencegah gesekan horizontal yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Kodim 0418/Palembang bahkan berencana mempertemukan seluruh ormas di Palembang dalam satu forum bersama sebagai upaya membangun kesepahaman dan komitmen kolektif menjaga kondusivitas kota.
Ketua Umum DPP Harimau Sumatra Bersatu, H. Satria Amri Ramadhan, S.IP., M.M., menyambut langkah tersebut dan menilai keterlibatan TNI dalam membangun komunikasi lintas ormas sebagai langkah preventif yang krusial.
“Stabilitas kota tidak bisa dibiarkan rapuh. Ormas harus dikembalikan pada fungsi dasarnya sebagai mitra strategis pemerintah dan penjaga harmoni sosial. Kami sepakat Palembang tidak boleh menjadi ruang bagi konflik,” ujar Satria.
Ia menegaskan bahwa Harimau Sumatra Bersatu siap mendukung penuh agenda pembinaan dan konsolidasi ormas yang digagas Kodim 0418/Palembang, termasuk terlibat aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masyarakat.
Audiensi tersebut juga menjadi penanda pendekatan baru aparat teritorial dalam membaca dinamika sosial perkotaan, di mana potensi konflik tidak selalu bersumber dari kejahatan konvensional, melainkan dari akumulasi gesekan sosial yang tidak dikelola dengan baik.
Sejumlah tokoh ormas turut hadir dalam pertemuan tersebut, termasuk pengurus DPD dan PAC Harimau Sumatra Bersatu serta perwakilan ormas lain di Sumatera Selatan, menandakan mulai dibangunnya kesadaran kolektif lintas organisasi.
Pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB itu ditutup dengan kesepakatan memperkuat koordinasi berkelanjutan antara TNI dan ormas. Langkah ini dipandang sebagai bagian dari strategi pencegahan konflik jangka panjang, sekaligus menjaga Palembang tetap berada dalam koridor kota besar yang aman dan stabil.
Kontributor : Hotman Ferizal Saragi/amir




















































Discussion about this post