Gambar: Suasana Focus Group Discussion (FGD) bertema “Dengan Semangat Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan Kita Tingkatkan Peran Partisipasi Masyarakat Guna Terwujudnya Visi Palembang Berdaya, Berjaya dan Sejahtera” yang digelar oleh Super Bangwan dan PEKAT IB Sumsel di YAP Ballroom, Jalan Kapten Marzuki, Palembang, Kamis (13/11/2025). Tampak puluhan peserta dari berbagai elemen masyarakat menghadiri diskusi yang juga dihadiri Wali Kota Palembang Ratu Dewa. Ruangan ballroom ditata dengan kursi merah berjajar menghadap panggung utama yang dihias dengan backdrop bertuliskan tema kegiatan, dilengkapi dengan bunga dekorasi dan sistem audio. Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sipil dalam membangun partisipasi aktif menuju Palembang yang berdaya, berjaya, dan sejahtera.
Palembang (Utusan Bangsa) – Semangat memperingati Hari Pahlawan dan Sumpah Pemuda di Palembang tahun ini tidak hanya diwarnai dengan upacara dan seremonial. Dua organisasi masyarakat, Sumbu Perjuangan Bangkit dan Lawan (Super Bangwan) serta PEKAT IB Sumsel, mengambil langkah konkret dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Dengan Semangat Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan Kita Tingkatkan Peran Partisipasi Masyarakat Guna Terwujudnya Visi Palembang Berdaya, Berjaya dan Sejahtera”, Kamis (13/11/2025) di YAP Ballroom, Jalan Kapten Marzuki, Palembang.
Kegiatan yang dihadiri Wali Kota Palembang Ratu Dewa, pejabat daerah, dan sejumlah tokoh masyarakat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam membangun kota yang tangguh secara sosial, ekonomi, dan moral.
Ketua Umum Super Bangwan sekaligus PEKAT IB Sumsel, Suparman Rohman, menilai bahwa pembangunan kota tidak akan efektif tanpa partisipasi aktif masyarakat, terutama generasi muda.
“Kita tidak bisa hanya menunggu perubahan datang dari pemerintah. Pemuda dan masyarakat harus terlibat langsung — menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton,” ujarnya.
Menurut Suparman, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini jauh lebih kompleks dibanding masa lalu, mulai dari krisis moral, dampak negatif digitalisasi, hingga lemahnya ketahanan sosial. FGD ini, kata dia, menjadi ruang strategis untuk melahirkan ide-ide kebijakan yang berpihak pada pembinaan karakter dan pemberdayaan masyarakat.
“Musuh kita hari ini bukan penjajah bersenjata, tapi sikap apatis dan mental lemah. Inilah bentuk perjuangan baru yang harus kita menangkan bersama,” tambahnya.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan, pemerintah kota terbuka terhadap inisiatif masyarakat sipil yang memiliki semangat membangun. Ia mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk nyata sinergi lintas sektor.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan dukungan komunitas, organisasi, dan pemuda untuk mewujudkan visi Palembang Berdaya, Berjaya, dan Sejahtera,” ujar Ratu Dewa.
Ia menambahkan, partisipasi publik adalah indikator penting dari kemajuan kota. “Semakin tinggi tingkat keterlibatan masyarakat, semakin cepat pula perubahan positif bisa diwujudkan,” katanya.
FGD ini bukan hanya forum dialog, tetapi juga wadah untuk merumuskan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah daerah, khususnya dalam bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan karakter pemuda, dan pencegahan masalah sosial.
Suparman berharap hasil diskusi ini dapat diteruskan menjadi program konkret yang melibatkan unsur pemerintah, komunitas, akademisi, dan pelaku usaha lokal.
“Kami ingin FGD ini menjadi awal dari gerakan kolaboratif. Jangan hanya berhenti di wacana, tapi diwujudkan dalam langkah nyata,” tegasnya.
Momentum Hari Pahlawan dan Sumpah Pemuda tahun ini menjadi refleksi bahwa perjuangan modern tak lagi identik dengan senjata, melainkan dengan kolaborasi dan kepedulian sosial.
Palembang, lewat inisiatif seperti ini, menunjukkan arah baru pembangunan berbasis partisipasi masyarakat — di mana semangat gotong royong menjadi pondasi utama menuju kota yang berdaya, berjaya, dan sejahtera.(Kontributor: Hotman Ferrizal Saragi/amir)




















































Discussion about this post