Gambar: Suasana Musyawarah Pimpinan Provinsi (Muspimprov) Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau di Hotel Angkasa Garden, Pekanbaru, Jumat (19/9/2025).
PEKANBARU (Utusan Bangsa) – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Riau menggelar Musyawarah Pimpinan Provinsi (Muspimprov) yang diikuti para ketua dan perwakilan dari sembilan kabupaten dan kota se-Riau pada Jumat (19/9/2025) di Hotel Angkasa Garden, Pekanbaru.
Menurut Plt Ketua PSMTI Riau, Lindawati, kegiatan Muspimprov merupakan agenda kerja tahunan sebelum menghadiri Rakernas ke-21 dan HUT ke-27 PSMTI yang akan diadakan pada 23-25 Oktober mendatang di Kota Batu, Jawa Timur.
Lindawati menyatakan bahwa selain untuk saling bersilaturahmi, para pimpinan dan pengurus kabupaten dan kota di Bumi Lancang Kuning ini dapat meningkatkan sinergi, evaluasi, dan koordinasi, termasuk menyongsong Musyawarah Provinsi (Musprov) Riau yang rencananya akan dilaksanakan pada Desember mendatang.
Ditambahkannya, jajaran PSMTI Riau mendorong para pengurus PSMTI Kabupaten dan Kota untuk terus bersilaturahmi dengan pemerintah daerah, paguyuban, dan ormas lintas etnis lainnya, serta kegiatan yang berhubungan dengan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara Indonesia.
“Kita juga mendorong beberapa PSMTI Kabupaten dan Kota untuk menggelar Musyawarah Daerah Kabupaten atau Kota sebelum Musprov,” harap wanita yang ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas Ketua PSMTI Riau untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dari Stephen Sanjaya.
Sementara itu, Sekretaris Umum PSMTI Pusat sekaligus Ketua Dewan Pembina PSMTI Riau, Peng Suyoto, menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan PSMTI Riau dan PSMTI Kabupaten dan Kota se-Riau yang aktif melaksanakan berbagai kegiatan sesuai dengan visi dan misi PSMTI.
“Melalui Muspimprov ini kita dapat berkoordinasi dan saling berbagi informasi program kerja yang telah dilaksanakan,” ujar Peng Suyoto yang pernah menjabat ketua PSMTI Riau selama dua periode tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan secara singkat berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan oleh PSMTI Riau, PSMTI Kabupaten dan Kota, serta program jangka pendek yang akan digelar. Seperti yang disampaikan oleh Ketua PSMTI Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Erydjono Djailani, bahwa mereka memiliki program unggulan dengan pengadaan mobil Damkar dengan puluhan petugas yang berasal dari suku Tionghoa dan lintas etnis. Saat ini mereka sedang membangun krematorium dan rumah abu yang berlokasi sekitar 16 kilometer dari Kota Tembilahan.
Turut hadir dalam Muspimprov tersebut salah satu pendiri sekaligus ketua PSMTI Riau yang pertama, Hartono Sudi. Beliau turut memberikan arahan dan motivasi singkat kepada seluruh hadirin terkait pentingnya eksistensi dan peran Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia di berbagai daerah.
Jelang akhir acara, Plt Ketua PSMTI Riau Lindawati mengumumkan reshuffle atau perubahan susunan beberapa orang wakil ketua PSMTI Riau untuk masa bakti September 2025 hingga akhir Januari 2026.
Berikut adalah perubahan susunan beberapa orang wakil ketua PSMTI Riau untuk masa bakti September 2025 hingga akhir Januari 2026:
- Bidang Organisasi dan Sosialisasi: Ket Tjing, B.A., S.Ag
- Bidang Hub. Antar Ormas Tionghoa: Alex Sidik
- Bidang Hubungan Pemerintahan: Tantie Rivi Watie
- Bidang Usaha dan Ekonomi Kreatif: Iliyana Zhuo
- Bidang Informatika dan Teknologi: Dedy Ong
- Bidang Pendidikan: Tohan, S.E., M.M.
- Bidang Kesehatan: dr. Devy Marisca, Sp.PA
- Bidang Pembauran: Iswanto Zhang
- Bidang Sosial: Shiaw Siau Fang (Afong)
- Bidang Seni dan Budaya: Leo Hady Hastomo
- Bidang Humas dan Media: Fransisca Juliana, S.E.
- Bidang Hukum, HAM dan Advokasi: Efendi, S.E., S.H.
- Bidang Peranan Wanita: Stephani Sylvia Kho
- Bidang Pemuda dan Olahraga: Halilis Pohan, S.I.Kom
- Bidang Kemitraan dan Kerjasama: Suromin Sia
- Bidang Kaderisasi: Darwin Susandy, S.Hum
(SK)




















































Discussion about this post