Gambar: Para peserta terlihat sedang mengikuti sebuah sesi pelatihan atau pengarahan dengan serius dan fokus.
CILEUNGSI (Utusan Bangsa) – Program unggulan pemerintah, Makan Bergizi Gratis, yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto, kini memasuki tahap implementasi. Pelatihan tahap akhir bagi para tenaga produksi telah berhasil diselesaikan di fasilitas Tamara Catering, Kampung BPM Baru, Cileungsi, Bogor, pada hari Jumat, 22 Agustus 2025.
Kegiatan pelatihan ini dihadiri oleh sejumlah pihak penting, termasuk perwakilan dari Badan Gizi Nasional (BGN), staf ahli gizi, serta utusan dari pemerintah pusat yang bertugas mengawasi proses tender. Kehadiran mereka bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh proses persiapan dan produksi makanan memenuhi standar gizi dan kualitas yang telah ditetapkan.
Menurut laporan dari lokasi, pelatihan tersebut mencakup sesi praktik memasak untuk 50 porsi sebagai uji coba. Hasilnya dinilai sangat memuaskan dari segi rasa dan standar gizi, yang kemudian disantap bersama oleh para peserta dan karyawan yang terlibat dalam pelatihan.
Parman, seorang wartawan Utusan Bangsa Biro Bogor yang melaporkan langsung dari lokasi, menyatakan bahwa produksi massal dijadwalkan akan dimulai dalam waktu dekat. “Alhamdulillah hari ini… telah selesai training untuk mengadakan yaitu makan bergizi gratis… dan insya Allah produksinya mungkin sekitar hari Senin sudah berjalan,” ujarnya dalam laporan video, Jumat (22/8/2025).
Program ini dirancang untuk menyediakan makanan bergizi secara gratis bagi para siswa di berbagai jenjang pendidikan. “Sasaran program ini adalah siswa-siswi Sekolah Dasar, Menengah, dan Atas,” tambah Parman.
Dengan selesainya tahap pelatihan ini, Tamara Catering sebagai mitra yang ditunjuk secara resmi siap untuk memulai produksi skala besar mulai Senin, 25 Agustus 2025. Langkah ini menandai dimulainya salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah di seluruh Indonesia.
“Mudah-mudahan berjalan dengan lancar dari program Bapak Presiden, yaitu Bapak Prabowo,” tutup Parman dalam laporannya.




















































Discussion about this post