Gambar: Kapolsek Cileungsi Kompol H. Edison (kiri bawah, kedua dari kiri) berfoto bersama tokoh agama dan masyarakat dalam acara keagamaan di Cileungsi. Foto kolase ini menampilkan suasana kebersamaan dan kekhidmatan jemaah yang hadir dalam kegiatan tersebut, menunjukkan sinergi antara aparat kepolisian dan warga.
CILEUNGSI (Utusan Bangsa) – Kapolsek Cileungsi, Kompol H. Edison, menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Peraturan Polri No 2 Tahun 2022 tentang Community Policing. Dalam acara Perayaan Hari Besar Islam (PHBI) Maulid Nabi Muhammad SAW dan Milad/HUT Yayasan Pendidikan Islam Al-Istianah (YAPA) serta Program Dakwah MTSZ Cileungsi, Kapolsek Cileungsi hadir untuk memberikan rasa aman, nyaman, dan tertib kepada masyarakat.
Kompol H. Edison dikenal sebagai sosok yang ramah dan rendah hati. Pengalaman beliau sebagai Aspri DPR RI Fadli Zon menjadi acuan dasar pelaksanaan Community Policing di wilayah Cileungsi. “Kami ingin menjadi polisi yang dicintai masyarakat, bukan hanya sekadar moto melayani, mengayomi, melindungi,” kata Kompol H. Edison.
Tokoh besar Kabupaten Bogor, Kiai Asep Saepudin, M.Pd, mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Kompol H. Edison atas kehadirannya dalam acara tersebut. “Kami berharap Ulama dan Umara (Kades, Camat, Polsek, Danramil) dapat menjadi keteladanan bagi masyarakat Kecamatan Cileungsi khususnya dan umumnya masyarakat Kabupaten Bogor,” kata Kiai Asep.
Laporan dari Kaperwil Jabar Media Online Utusan Bangsa, Mahpudin, menyebutkan bahwa acara tersebut dihadiri oleh sekitar 1.200 masyarakat. Kehadiran Kapolsek Cileungsi dalam acara tersebut menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Peraturan Polri No 2 Tahun 2022 tentang Community Policing.
Tujuan utama dari kehadiran Kapolsek Cileungsi dalam acara tersebut adalah untuk menciptakan ketertiban dan keamanan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa aman, nyaman, dan tertib dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Giat Kapolsek Cileungsi dalam menjalankan Peraturan Polri No 2 Tahun 2022 menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan hubungan dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh wanita, dan masyarakat Kecamatan Cileungsi. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam membangun keselarasan dan ketakwaan.
(Mahpudin)




















































Discussion about this post