Gambar: Suasana pengajian dan tahlilan malam ke-7 wafatnya Bapak Apang di Desa Cileungsi pada Kamis malam, 13 November 2025. Ratusan warga, tokoh masyarakat, pengurus media, dan pejabat desa memadati lokasi acara yang berlangsung khidmat. Terlihat jamaah duduk di area terbuka dan teras rumah dengan pencahayaan lampu, sementara di bagian lain tampak Parman, menantu almarhum yang merupakan jurnalis biro Bogor Utusan Bangsa. Acara ini menjadi bukti penghormatan mendalam masyarakat Cileungsi kepada sosok Bapak Apang yang dikenal sebagai tokoh masyarakat berprestasi dan ayah dari 10 anak termasuk Ibu Umah, penggiat sosial aktif di PKH dan Dinas Sosial Kabupaten Bogor.
Cileungsi (Utusan Bangsa) – Ratusan tokoh masyarakat, pengurus media, dan pejabat pemerintahan Desa Cileungsi berkumpul malam ini, Kamis 13 November 2025 untuk memberikan doa dan penghormatan pada momen ke-7 wafatnya Bapak Apang, salah satu tokoh masyarakat terkemuka di Desa Cileungsi sekaligus mertua dari Parman, jurnalis biro Bogor media Utusan Bangsa.
Bapak Apang dikenal luas sebagai sosok berprestasi yang telah mengukir rekam jejak hidup penuh makna dari masa kecil, remaja, hingga dewasa. Sebagai ayah dari 10 orang anak dan kakek dari banyak cucu serta cicit, beliau meninggalkan warisan nilai dan prestasi yang dikenang keluarga dan masyarakat luas. Pepatah Sunda “buah tak jauh dari pohonnya” sangat tepat menggambarkan keluarganya yang juga aktif berkontribusi di berbagai bidang sosial dan kemasyarakatan.
Salah satu putrinya, Ibu Umah, adalah penggiat sosial aktif di PKH dan Dinas Sosial Kabupaten Bogor. Sementara itu, menantunya, Bapak Parman, adalah wartawan yang telah meraih berbagai sertifikat dan prestasi sebagai jurnalis terbaik biro Bogor untuk media Utusan Bangsa. Penghargaan yang diterima Parman pada 1 November 2025 merupakan bentuk penghormatan sekaligus hadiah untuk mertuanya, Bapak Apang.
Pimpinan Umum dan segenap manajemen media Utusan Bangsa, termasuk koordinator wilayah provinsi dan biro kabupaten/kota se-Nusantara, menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya Bapak Apang. Mereka mendoakan agar almarhum diampuni dosa-dosanya dan ditempatkan di taman surga oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Kepada keluarga, khususnya Ibu Umah dan Bapak Parman, disampaikan semangat dan doa agar tetap kuat melanjutkan perjuangan serta warisan kebaikan yang telah ditinggalkan.
Selamat jalan, Bapak Apang. Semoga kepergianmu membawa berkah dan menjadi inspirasi bagi seluruh keluarga dan masyarakat.
(Mahpudin)


















































Discussion about this post