Gambar: Suasana di Kampung Cikalagan, Desa Cileungsi, yang dipenuhi aktivitas saat Badan Gizi Nasional (BGN) resmi membuka titik layanan rekrutmen karyawan baru. Tampak sejumlah warga berkumpul di sekitar bangunan dengan atap seng, beberapa sepeda motor terparkir di area tersebut, dan sejumlah orang mengenakan pakaian resmi sedang berbincang di salah satu sudut lokasi. Kegiatan ini dihadiri oleh aparat keamanan dari Polsek Cileungsi dan perwakilan Koramil setempat untuk memastikan kelancaran proses.
CILEUNGSI, Bogor (Utusan Bangsa) – Pada malam ini, suasana di Kampung Cikalagan, Desa Cileungsi, dipenuhi aktivitas dan harapan baru. Badan Gizi Nasional (BGN) resmi membuka titik layanan rekrutmen karyawan baru di wilayah tersebut, menyediakan kesempatan kerja untuk pria maupun wanita yang ingin bergabung dalam misi kesehatan dan gizi masyarakat.
Dalam wawancara langsung dari lokasi, hadir pula perwakilan aparat keamanan yang memastikan kelancaran proses rekrutmen. Sersan Mayor Mulyadi dari Polsek Cileungsi hadir untuk memberikan dukungan pengamanan, bersama utusan dari Danramil setempat. Mereka menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pelaksanaan kegiatan BGN.
Tim staf BGN juga sudah berada di lokasi, melayani warga yang datang untuk melamar dan mengikuti proses seleksi. Dengan layanan ini, BGN berupaya memperluas jaringannya demi memastikan kesehatan dan gizi yang lebih baik di desa-desa terpencil seperti Kampung Cikalagan.
Parman, wartawan dari media online Utusan Bangsa biro Bogor, melaporkan langsung dari titik rekrutmen serta menyampaikan suasana penuh antusiasme dan harapan warga untuk memperoleh pekerjaan yang tidak hanya menghidupi tetapi juga menjadi bagian penting dalam pelayanan publik yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Acara ini merupakan langkah strategis BGN untuk memperkuat jejaring dan kapasitas sumber daya manusia di lapangan, mendukung target pemerintah dalam mewujudkan masyarakat sehat dan sejahtera.
(Parman)




















































Discussion about this post