Gambar: Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berdiri di hadapan Letnan Jenderal TNI (Kehormatan) (Purn) Musa Bangun dan perwira tinggi TNI AD lainnya saat Upacara Penganugerahan Pangkat Kehormatan di Pusdiklatpassus Kopassus Batujajar, Bandung Barat.
BANDUNG (Utusan Bangsa) – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan kenaikan pangkat kehormatan menjadi Letnan Jenderal TNI (Kehormatan) (Purnawirawan) kepada Mayjen TNI (Purn) Musa Bangun dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Kopassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (10/8/2025).
Penganugerahan ini diberikan sebagai penghargaan atas jasa dan prestasi Letnan Jenderal TNI (Kehormatan) (Purn) Musa Bangun selama mengabdi sebagai prajurit TNI, khususnya dalam berbagai operasi pembebasan sandera warga negara Indonesia. Alumni Akademi Militer 1983 ini dinilai selalu berhasil dalam setiap penugasan operasi yang dipercayakan kepadanya.
Profil Letnan Jenderal TNI (Kehormatan) (Purn) Musa Bangun
Letnan Jenderal TNI (Kehormatan) (Purn) Musa Bangun lahir pada tahun 1959 di Desa Kuta Penampen, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Sebagai lulusan Akademi Militer 1983 dari kecabangan Infanteri, ia meniti karir militer yang gemilang dengan menduduki berbagai jabatan strategis.
Perjalanan karir militernya mencakup posisi-posisi penting seperti Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328/Kostrad (1996-1997), Komandan Resor Militer 091/Aji Surya Natakesuma (2009-2010), Inspektur Kostrad, Direktur Doktrin Komando Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat (2012-2013), Komandan Resor Militer 131/Santiago (2013-2015), dan Koordinator Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Darat (2015-2017).
Setelah pensiun dari TNI, Musa Bangun terjun ke dunia politik dan saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Pada 10 Juni 2025, ia juga ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).
Teman Seperjuangan Presiden Prabowo
Letnan Jenderal TNI (Kehormatan) (Purn) Musa Bangun merupakan salah satu “teman seperjuangan” Presiden Prabowo Subianto. Dalam bukunya “Kepemimpinan Militer 2”, Presiden Prabowo menyebutkan nama Musa Bangun sebagai salah satu perwira yang memberikan pelajaran berharga kepadanya, khususnya saat melaksanakan tugas operasi bersama.
Kedekatan ini terjalin melalui pengalaman bersama dalam berbagai operasi militer, termasuk operasi pembebasan sandera yang menjadi salah satu alasan utama penganugerahan pangkat kehormatan ini.
Penganugerahan Bersamaan dengan Purnawirawan Lain
Dalam upacara yang sama, Presiden Prabowo juga menganugerahkan pangkat kehormatan bintang tiga kepada lima purnawirawan TNI lainnya, yaitu Letnan Jenderal TNI Kehormatan (Purn) Valentinus Suhartono Suratman, Marsekal Madya TNI Kehormatan (Purn) Bambang Eko Suhariyanto, Letnan Jenderal TNI Kehormatan (Purn) Chairawan Kadarsyah Kadirussalam Nusyirwan, Letnan Jenderal TNI Kehormatan (Purn) Glenny Kairupan, dan Letnan Jenderal TNI Kehormatan (Purn) Tony SB Hoesodo.
Selain itu, pangkat kehormatan bintang dua juga diberikan kepada Mayjen TNI Kehormatan (Purn) Taufik Hidayat, serta penghargaan Bintang Sakti kepada Letjen Marinir (Purn) Muhammad Alfan Baharudin dan Letda (Purn) Darius Bayani.
Dukungan Badan Relawan Prabowo Riau
Penganugerahan ini mendapat sambutan positif dari Badan Relawan Prabowo (BRP) Riau. Ucapan selamat disampaikan melalui Sekretaris Jenderal BRP Riau Herwin MT Sagala dan Direktur Media, Komunikasi dan IT BRP Riau Patrik Tatang.
BRP Riau merupakan organisasi yang berperan penting dalam menggalang dukungan untuk Prabowo Subianto di Provinsi Riau dan telah berkontribusi signifikan dalam kemenangan Prabowo pada Pemilihan Presiden 2024.
Transformasi TNI dan Penguatan Satuan Baru
Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer ini juga menandai transformasi besar-besaran TNI dengan peresmian sejumlah satuan baru. Presiden Prabowo meresmikan peningkatan kepangkatan Danjen Kopassus menjadi Pangkopassus beserta pembentukan enam grup Kopassus, enam Kodam baru, 20 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan, dan 100 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di TNI AD.
Acara yang dihadiri 27.384 orang ini menampilkan 152 unit alat utama sistem senjata (alutsista) yang diawaki 388 orang, menunjukkan kekuatan dan modernisasi TNI di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
Penganugerahan pangkat kehormatan kepada Letnan Jenderal TNI (Kehormatan) (Purn) Musa Bangun tidak hanya mengakui jasa-jasanya selama berkarir di TNI, tetapi juga merefleksikan penghargaan terhadap para purnawirawan yang telah mengabdi dengan dedikasi tinggi bagi bangsa dan negara Indonesia. (@PT)




















































Discussion about this post